oleh

Ketua umum LIP Yulie Nasution Grillon : ” Perempuan – Perempuan Indonesia Harus Kreatif Dan Inovatif “.

 

Dalam Rangka Upaya Menuntaskan KDRT, Dan Menciptakan Kreatif Dan inovatif, LIP Dalam Merayakan Ulang Tahunnya Tidak Hura – Hura. Hari Rabu Tanggal 23/1/2019 Lip Diskusi.

Andalas.news berkesempatan Mewawancarai Yulie Grillon Umum Dari LIP. Dalam hasil Wawancara Yulie Mengatakan ” Ulang Tahun LIP yang Pertama Kami Tidak Merayakan Dengan Pesta Atau Hura hura. Tetapi Kami Ingin Berbuat Sesuatu Agak Lain. Disini Kami Ingin Memberikan Kontribusi Kepada Perempuan – Perempuan , Yaitu Dengan Cara Menaikkan Ekonomi Keluarga, ujar Yulie.

” Dengan cara Menaikkan Ekonomi Keluarga, Itu Adalah Salah Satu Sebagai Pencegahan KDRT. Sebenarnya Tidak Ada Di Skile Kita, Tapi Karena Ini Menyangkut Women’s Kita Berkolaborasi, lanjut Yulie.

” Dengan Ini Kita Memberdayakan Ekonomi Keluarga. LIP Memersatukan Ibu ibu UKM. Bantuan Yang Sudah Kita Realisasikan Adalah Dibidang Pelatihan Kuliner. Kita Mengambil Ibu Ibu Penjual Jajan Pasar. Dipasar pasar Kita Survei Lalu Kita Saring Dan Kita Ambil Yang Memang Potensial, tegas Yulie.

” Kita Bekerja Sama Dengan Chef Chef Yang Bertaraf . Lalu Kita Minta Chef Yang Bertaraf itu Mengajarkan Mereka, Training Mereka, Jadi Itu Benar Benar Mereka Adalah Orang orang Yang Tidak Mampu Tapi Bersemangat Untuk Belajar, ujar Yulie lagi.

” Sedangkan Jika Mereka Kursus Itu Bisa Membayar 3 – 4 Juta Perbulan, Mereka Pasti Tidak Sanggup Bayar. Jadi Disini Saya Ajak Perusahaan perusahaan Besar Bekerja Sama. Seperti PT Bogasari. Dari Sana PT Bogasari Yang Menyiapkan Segala Keperluan Dan Alat Yang Diperlukan Selama Pelatihan Dibidang Kuliner, tambah Yulie.

” Dengan Chef Mengajarkan Bisa Jadi Terbuka Jalan Pikiran Dan Lebih Kreatif Sehingga Bisa Diterima Pangsa Pasar Internasional. Kita Mengajarkan Dan Melatih Mereka Supaya Ilmu Yang Didapatnya Juga Bisa Ditularkan Kepada Orang Lain Yang Memang Punya Keinginan Merubah Perekonomian Keluarga Mereka, lanjut Yulie.

Baca Juga :   Wakil Ketua BPK RI, Prof. DR. Bahrullah Akbar menghadiri Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP)

” Dari Ilmu Yang Mereka Dapat Tidak Hanya Stop Diorang Tersebut. Kita Disini Ingin Go Internasional. Saya punya Akses Dengan Duta Duta besar, Jadi Saya Bisa Minta Tolong Jika Ada Orang Mau Buka Restauran Misalnya Di Brazil, , Mereka Gak Tau Cari Partner bagaimana, nah Disini Saya Bisa Bantu Kontak Duta Besarnya. Dan Disini Kita Bisa Bantu Urus Segala Sesuatunya. Disini Kita Membantu Bukan Berupa Uang Cash, Tetapi Kita Membantu Ilmu, tegas Yulie lagi.

” Jika Orang Tersebut Kreatif, Maka Ilmu Yang Telah Kita Ajarkan Bisa Membuat Mereka Berkembang Dan Disini Kita Juga Memberikan Modal Bukan Berupa Uang Cash, Tetapi Bahan Bahan. Saya juga Membantu Pelukis pelukis Baru Karena Saya juga Background nya Pelukis. Untuk Perempuan Indonesia Harus Kreatif Dan Inovatif. Karena Dengan Kreatif Dan Inovatif Hidupnya Bisa Lebih Layak Dibandingkan Perempuan Perempuan Yang Tidak Kreatif, tutup Yulie diakhir wawancara.

Angel

Related posts

Komentar

News Feed