oleh

Atlet Taekwondo Indonesia dukung gerakan tanpa Narkoba

TANGERANG – Jelang mengakhiri masa tugasnya sebagai Umum Pengurus Besar (PBTI), Letjen TNI (purn) Marciano Norman menggelar perpisahan dengan seluruh pemain, pelatih dan ofisial Tim Taekwondo Indonesia.

yang berlangsung selama dua hari di Pratama Mulya (APM) Center, Cikupa, Tangerang ini, diisi dengan beragam berlatih dan bermain. Diantaranya menunggang kuda dan berenang. Seluruh , pelatih dan ofisial menginap di Komplek APM. Para ini juga mendeklarasikan sebagai duta anti Narkoba.

Dalam kesempatan tersebut, Tim Nasional Taekwondo Indonesia juga mengajak generasi muda Indonesia untuk hidup sehat, tidak penyalahgunaan Narkotika dan Obat-Obatan Terlarang (Narkoba), sekaligus deklarasi mendukung anti Narkoba. “Kami, Atlet Taekwondo Indonesia, mendukung pelopor anti Narkoba untuk menyelamatkan Generasi Muda Indonesia. Hidup Sehat, Penuh Prestasi, Tanpa Narkoba,” tukas Taekwondoin Defia Rosmaniar, atlet Taekwondo yang menyumbang medali emas pertama untuk Indonesia dalam Asian Games 2018 lalu.

Untuk diketahui, Letjen TNI (purn) Marciano Norman telah memimpin PBTI selama 2 periode. Banyak prestasi membanggakan yang ditorehkan atlet Taekwondo Indoneisa di bawa pembinaannya, seperti mengantarkan atlet nasional menjadi juara dunia Poomse, hingga meraih medali emas di ajang SEA Games maupun Asian Games. Selanjutnya Marciano akan menyerahkan estafet kepemimpinanya pada Munas PBTI di Bandung yang mulai dihelat 26-28 April 2019.

Baca Juga :   Tak Ingin Terlibat Narkoba, Anggota Pendam IV/Diponegoro di Tes Urine

Related posts

Komentar

News Feed