oleh

Dalam Menangani Kasus Penganiayaan Yang di Alami Oleh Fitri Nurwidyiati, Polsek Palmerah di Nilai Agak Lamban

 

“Saya sudah di laporkan sejak 19 April 2019 Pukul 15:00 dengan nomor laporan LP/113/IV/2019/Polsek Palmerah”, ucap Korban oleh pria teman dekatnya dengan nama berinisial “MI”, saat di konfirmasi di kediamanya, Jakarta, 4/7.

Penganiayaan tersebut terjadi secara spontan di tempat pelapor bekerja, pelapor melakukan penganiayaan karena korban menolak ajakan pelaku “MI” melakukan hubungan intim, dan pelaku terima kalau korban mengakhiri hubungan tersebut. akibat pemukulan tersebut korban mengalami luka lebam di bagian wajah.

“saya di aniaya sama “MI” di pukul dan di tampar karena tidak terima terhadap perlakuan terlapor, langsung saya melaporkan ini ke polsek Palmerah, Polres Metro Jakarta Barat dengan bukti yang sudah di serahkan seperti bukti visum, bukti CCTV dan saksi yang berada di lokasi. Namun hingga saat ini sudah 2 bulan belum ada tindakan tegas dari petugas kepolisian. Ungkap Fitri yang kecewa Laporanya sampai sekarang belum di proses, sampai pelaku sampai sekarang berkeliaran.

(Fathar)

Baca Juga :   Jelang HUT Bhayangkara Ke-73, Danrem 081/DSJ : Polri Akan Semakin Baik Dalam Pengabdiannya

Related posts

Komentar

News Feed