oleh

Perjalanan Hidup dan Karier Legenda Petinju Indonesia ” ELLYAS PICAL ” Diangkat Ke Layar Lebar.

 

 

Jakartta – Andalas.news, Kisah legenda tinju , Pical, bakal diangkat ke layar lebar. pun bangga bukan main.

Tercatat sebagai juara dunia tinju pertama dari Indonesia. Ellyas merupakan salah satu petinju yang paling sukses pada tahun 1980-an. Ellyas meraih titel sebagai jawara dunia IBF kelas bantam junior setelah mengalahkan petinju Korea, Chun Ju-do, di Jakarta, pada 1985.

Setelah itu, menyusul sejumlah -gelar internasional kerap kali ia raih baik di dalam maupun luar negeri. Pukulan hook dan uppercut kirinya yang cepat membuat Ellyas makin tersohor.

Berangkat dari kisah tersebut, Pratama Pradana Picture bersama Time International dan Summerland memproduksi film bertajuk The Exocet. Exocet merupakan rudal Prancis yang terkenal kecepatannya di tahun 1980. Ellyas mendapat julukan Exocet dari media asing karena kecepatan dan kekuatan pukulannya.

Pada kesempatan yang sama Andalas.news berkesempatan mewawancarai Ellyas pical, “Saya bangga sekaligus terharu kisah saya bisa di jadikan film. karena dengan itu ada cerita yang bakal dibuat baru,” ujar Ellyas di sela-sela acara jelang proses syuting di hotel Sultan, Senayan, Senin (15/7/2019).

Jefri Nichol didapuk untuk memerankan Ellyas dalam film biopik tersebut. Menurut Ellyas, Nichol adalah artis yang tepat karena mirip dengannya. Sudah begitu, Nichol disebut mantan petinju berusia 59 tahun itu memang punya keinginan bisa memerankannya sebagai
Ellyas Pical.

“Jefri Nichol cocok karena dia punya cita-cita untuk memerankan saya. Makanya saya berharap film ini bisa diperankan dengan bagus,” lanjut Ellyas lagi.

Sejauh ini, Nichol banyak meminta saran kepadanya khususnya soal pukulan-pukulannya yang legendaris. Nichol dan Ellyas pun berlatih bersama.

Baca Juga :   Teman Bang Pepen Koordinator Kecamatan Bantargebang, Gelar Pertemuan Persiapan Kampanye 

“Dia kan juga latihan enam bulan, sudah lama itu. Makanya cari orang yang logatnya seperti orang Saparua, Maluku Tengah. Itu cara-caranya supaya bisa mirip,” ungkap ellyas menambahkan.

Proses syuting sendiri baru akan dimulai Juli sampai Agustus di tiga lokasi yakni Jakarta, Saparua, dan Korea. Ellyas pun berharap film yang akan dibuat nanti bisa memberikan dampak positif bagi tinju Indonesia.

“Harapan saya mudah-mudahan film ini akan bagus, jalannya baik, supaya olahraga tinju lancar dan petinju Indonesia bisa ada yang menjadi juara dan Nichol berhasil dan menjadi Ellyas Pical baru,” tutup Ellyas.

( Angel).

Related posts

Komentar

News Feed