oleh

KOARMADA I BEKALI PRAJURIT DENGAN PENYULUHAN HUKUM HUMANITER, HAM, DAN BAHAYA NARKOTIKA

 

Jakarta, 28 Agustus 2019,– Prajurit Koarmada I menerima penyuluhan tentang Hukum Humaniter, Hak Asasi Manusia, dan Bahaya Narkotika di Gedung OB Syaaf Mako Koarmada I, Jalan Gunung Sahari 67, Jakarta Pusat, Rabu (28/8).

Kegiatan penyuluhan tersebut menghadirkan narasumber Kasubdit Perundang-undangan Badan Narkotika Nasional (BNN) DR. Supardi, S.H., M.H., yang membawakan materi tentang Hukum Humaniter dan Hak Asasi Manusia, srta Konsultan ICRC Brigjen TNI (Purn) Natsri Anshari, S.H., LL.M., dengan materi Bahaya Narkotika.

Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Staf Koarmada I Laksamana Pertama TNI Bambang Irwanto, M.Tr(Han) menyampaikan bahwa sebagai prajurit matra laut yang berpedoman pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, 8 Wajib TNI, dan Trisila TNI Angkatan Laut, dalam menjalankan tugasnya harus mampu tampil sebagai sosok prajurit yang profesional dan proporsional.

Baca Juga :   PRAJURIT TNI PUTRA PAPUA YAHUKIMO, ANGGOTA SATGAS YONIF 755/YALET GUGUR SAAT PENGAMANAN PEMBANGUNAN JALAN TRANS PAPUA

Salah satu ukuran pemenuhan kriteria tersebut adalah pemahaman dan pengejawantahan kaidah-kaidah hukum yang berlaku, baik di lingkungan TNI/TNI AL, nasional maupun internasional termasuk sanremo manual. Mengingat setiap prajurit TNI AL merupakan aparat sebagai alat negara yang sekaligus bagian dari masyarakat bangsa Indonesia maupun dunia.

Oleh karena itu, setiap prajurit jajaran Koarmada I wajib mempertahankan dan meningkatkan kedisiplinan yang selama ini sudah terbina, begitu juga dengan kesadaran hukum dan kewaspadaan bai untuk diri sendiri maupun organisasi.

Baca Juga :   Koarmada I Tangkap Dua Kapal SPOB Muat BBM Ilegal di Perairan Lampung

Demikian juga peningkatan profesionalitas dalam menunjukkan eksistensi fungsi trinitas TNI Angkatan Laut, tugas OMP dan OMSP dilaksanakan dengan baik dan benar dengan mempertimbangkan HAM dalam pelaksanaan tugas di lapangan dengan tetap mengacu pada ROE dan SOP serta bertindak secara profesional.

Pelaksanaan tugas dan fungsi dalam penegakan kedaulatan dan hukum baik sendiri maupun bersinergi dengan stake holder yang lain dapat berjalan dengan baik sesuai RO sehingga dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Indonesia khususnya dan masyarakat internasional.

Baca Juga :   Prajurit Kodim 1312/Talaud Menerima Penyuluhan Bintal, Rohani dan Ideologi oleh Tim Bintaldam XIII/Merdeka

Lebih lanjut Pangkoarmada I menyampaikan bahwa terkait dengan pelaksanaan fungsi, tugas, dan tanggung jawab TNI AL khususnya Koarmada I dalam membantu pemerintah guna menanggulangi dan memberantas narkoba dan zat psycotropika karena Indonesia sudah masuk dalam kategori darurat narkoba. Maka pengetahuan dan pemahaman tentang narkoba, jenis narkoba, cara peredaran dan pencegahan, serta penanggulangan narkoba yang dapat dilakukan saat ini perlu ditingkatkan dan disosialisasikan kepada seluruh masyarakat termasuk TNI AL.

Komentar

News Feed