oleh

Dubes Indonesia: PBB Sudah Akui Papua Bagian dari Indonesia, Mustahil Referendum Diulang

 

Jenewa (14 September 2019) – Duta /Wakil Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) di Jenewa, Hasan Kleib, menegaskan posisi pemerintah terkait referendum . Kleib menggarisbawahi bahwa status sebagai dari Indonesia tidak bisa diganggu gugat.

Ia menyampaikan ini ketika acara “Human Rights Council Elections 2019: Discussions of Candidate States’ Visions for Membership” atau uji/debat publik negara calon anggota Dewan HAM di Jenewa pada 11 September 2019.
acara tersebut, Indonesia menerima sejumlah pertanyaan tentang penegakan HAM dari audiens yang hadir maupun netizen melalui Twitter. Salah satunya secara spesifik menanyakan tentang referendum Papua. Berdasarkan rilis pers PTRI Jenewa yang diterima IDN Times, Kleib menyebut hasil referendum “sudah final”.

“Terkait isu aspirasi referendum, ditegaskan oleh Kleib bahwa referendum telah dilaksanakan tahun 1969 dan disahkan hasilnya melalui Resolusi Majelis Umum PBB No. 2504/1969 yang sifatnya final. Sesuai hukum , referendum telah sah dilaksanakan dan final, dan karenanya tidak akan pernah mungkin di mana pun dilakukan ulang.”

Baca Juga :   Ketua BPK Menghadiri Konferensi Nasional IIA Indonesia di Bali

Related posts

Komentar

News Feed