oleh

Polisi Tangkap Puluhan Pelaku Kerusuhan di Papua

- Andalas.news, 3 September 2019 – Kepolisian telah menetapkan sebanyak 68 tersangka dalam peristiwa unjuk rasa berujung yang terjadi di dan Barat.

Sejauh ini kepolisian telah menetapkan 48 tersangka di Papua dan 20 tersangka di Papua Barat.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan penambahan tersangka hanya terjadi di Papua. Dengan rinciannya Jayapura sebanyak 28 tersangka, Timika 10 tersangka dan Deiyai 10 tersangka.

“Papua Barat masih tetap (jumlah tersangka),” ujarnya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (3/8).
Rincian jumlah tersangka di Papua Barat antara lain Manokwari delapan tersangka, Sorong tujuh tersangka, dan Fakfak lima tersangka.

“Jadi untuk wilayah Papua yang ditetapkan tersangka 48 tersangka, dengan Papua Barat sampai hari ini 20 tersangka,” tuturnya.
Dedi mengatakan kepolisian saat ini masih mendalami peran dan keterlibatan 10 tersangka di Deiyai. “Masih didalami dan dikembangkan peran masing-masing ,” kata dia.

Sebagian besar, kata Dedi, para tersangka dijerat dengan Pasal 170 KUHP, 156 KUHP, Pasal 365 KUHP, dan Pasal 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 tahun 1951.
Unjuk rasa berujung kerusuhan di Papua dan Papua Barat terjadi menyusul dugaan tindakan rasial terhadap mahasiswa Papua di Surabaya pada pertengahan Agustus lalu.

Aksi unjuk rasa berujung kerusuhan di Papua dan menyebabkan sejumlah kerusakan fasilitas umum. Pemerintah menyatakan kondisi di Papua dan Papu

Baca Juga :   Kapolda Sumsel, Polisi Belum Memeriksa Dosen yang Disebut Dua Pelaku Terduga Teror 20 June 2018

Related posts

Komentar

News Feed