oleh

Jokowi Banjir Apresiasi setelah mengumumkan Stafsus

Jakarta. 22 November 2019. Presiden Jokowi memperkenalkan 7 orang muda-mudi sebagai staf khususnya di beranda Istana Merdeka, Kamis (21/11) sore. Mereka masing-masing adalah Adamas Belva Syah Devara (29) – Founder dan CEO Ruang Guru, Putri Tanjung (23) – Founder dan CEO Creativepreneur, Andi Taufan Garuda Putra (32) – Founder dan CEO Amartha, Ayu Kartika Dewi (36) – Pendiri Gerakan SabangMerauke, Gracia Billy Mambrasar (31) – Pendiri Yayasan Kitong Bisa, Duta Pembangunan Berkelanjutan Indonesia, Angkie Yudistia (32) – Pendiri Thisable Enterprise, Aminuddin Maruf (33) – Mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Indonesia (PMII).

Menanggapi hal tersebut, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo memberikan apresiasi besar kepada Jokowi lantaran berani menggandeng penyandang difabel dalam jabatan penting di pemerintahan.

Baca Juga :   Relawan Jokowi Ambil Sikap Tegas Menghadapi Situasi Terkini

“Diberi kesempatannya sosok difabel sebagai salah satu Stafsus beliau perlu diapresiasi,” ucap Roy.

Hal ini sekaligus menepis sebagian pihak yang menganggap Jokowi gila pencitraan saat menunjuk Wakil Menteri Agraria dan tata Ruang (ATR), Surya Tjandra. Diketahui, Surya Tjandra juga penyandang difabel dengan disabilitas daksa polio.

“Saya percaya Pak Jokowi memang baik, memberi kesempatan bagi semua golongan untuk membuktikan kemampuannya. Saya sangat mendukung hal tersebut,” jelasnya.

Sementara, Pendiri Indonesia Marketing Association (IMA), Hermawan Kartajaya (HK) mengapresiasi penunjukan tersebut.
Hermawan mengatakan, Jokowi sangat jeli memilih ketujuh milenial ini sebagai staf khusus. Baginya, Jokowi pasti sudah punya perhitungan-perhitungan yang matang.

Baca Juga :   Bapak Ismanto Berharap Jembatan Desa Tujung Layak Digunakan

“Pak Jokowi ini memang orang marketing yang berani ngambil risiko. Banyak orang salah ngerti marketing dikira promosi tok, pencitraan, ndak. Marketing itu bukan pencitraan, tapi keberanian untuk memposisikan sesuatu brand dengan clear,” ujar Hermawan.

Hermawan mengatakan, ketujuh milenial yang dipilih Jokowi sebagai staf khusus ini terbilang cerdas dan sudah banyak menelurkan prestasi. Terlebih dari tujuh orang tersebut ada dua orang yang menurutnya cukup spesial, yakni Belva dan Angkie.

Hal senada juga diungkapkan Pengamat politik Rico Marbun. Dirinya menilai langkah Presiden Jokowi yang menggandeng tujuh anak milenial menjadi staf khusus (Stafsus) presiden salah satu bentuk kecerdikan Jokowi. Rico menyebut Jokowi apik membuat strategi marketing politik.

Baca Juga :   Veteran Peraih Bintang Gerilya Terisak Saat Jumat Berkah

“Ini jelas langkah cerdik Jokowi dalam kacamata marketing politik. Jokowi tidak hanya memimpin dengan adu performa, tapi juga dengan marketing politik dan memperhatikan segmen pasar,” jelas Rico kepada wartawan, Kamis (22/11/2019).

Rico menilai pengangkatan tujuh Stafsus ini suatu bentuk keuntungan bagi Jokowi. Sebab, demografis masyarakat saat ini dominan diisi oleh milenial.

Komentar

News Feed