oleh

TNI-Polri Kompak Antispasi Gangguan Keamanan di Papua

Menjelang 1 Desember, aparat keamanan meningkatkan aktivitasnya di Papua untuk mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan. Momen tersebut merupakan hari kemerdekaan yang juga lahirnya Organisasi Papua Merdeka (OPM). Khusus di wilawah Wamena, Kabupaten Jayawijaya, pihak TNI terus berusaha mendeteksi pergerakan kelompok kriminal bersenjata ( KKB). “Sementara di Wamena, kami melakukan pendektesian untuk kelompok-kelompok di sekitar pegunungan tengah, terutama dari Kodap III Ndugama dan Kodap II Muaragame, hanya itu saja yang kemungkinan akan bergerak,” ujar Komandan Kodim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Candra Dianto, saat dihubungi, Senin (18/11/2019).

Baca Juga :   PERINGATI HUT KE-73 RI, KOREM 081/DSJ AJAK MASYARAKAT KIBARKAN BENDERA MERAH PUTIH 1 BULAN PENUH

Candra mengakui, ada informasi yang menyebutkan bila beberapa KKB di wilayah Pegunungan Tengah Papua ingin bergerak ke wilayah Tembagapura, Kabupaten Mimika. Menurut dia, rencana tersebut harus diwaspadai karena KKB akan menempuh perjalanan jauh dengan berjalan kaki sehingga pergerakannya harus diantisipasi. “Termasuk juga bila mereka akan bergerak ke Timika, pasti mereka akan menggunakan rute-rute klasik dengan berjalan kaki melalui Puncak Jaya dan Tolikara,” kata dia. Namun, Candra mengklaim bila TNI-Polri telah mengetahui posisi kelompok Egianus Kogoya yang selama ini berada di Nduga. “Kami akan melakukan pendektesian bersama masyarakat yang selalu memberikan informasi. Mungkin posisinya kelompok Egianus Kogoya sedang ada kedukaan di Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya,” tutur dia. Selain melakukan pendektesian pergerakan KKB, TNI juga akan melakukan pendekatan ke masyarakat dengan menggelar berbagai aktivitas.

Komentar

News Feed