oleh

PRAJURIT SATLINLAMIL JAKARTA ASAH SKILL AWAKI KAL NIRWANA III

Jakarta, 6 Desember 2019 Satya Wira Jala Dharma. Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) Jakarta menggelar Latihan Operasi (Latops) Matra Laut triwulan IV berupa Latihan Kecakapan Pengawak KAL Nirwana. Latihan ini berlangsung selama 7 hari yang berlangsung di Perairan Teluk Jakarta, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Hal ini tertuang dalam Perintah Latihan (Prinlat) Panglima Kolinlamil Laksda TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M. No. R/341/XI/2019, tanggal 4 November 2019 yang menjadi dasar pelaksanaan latihan.

Menurut Panglima Kolinlamil Laksda TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M. latihan setingkat L1/P1 ini bertujuan untuk memelihara, meningkatkan dan menguji kemampuan perorangan prajurit Kolinlamil guna mencapai kemampuan standard prajurit dan kemampuan khusus jabatan yang ditetapkan.

Baca Juga :   Rakor Penerapan PSBB, jajaran FORKOPIMKO Jakarta Timur

Sedangkan sasaran yang ingin dicapai dalam latihan ini, yang pertama adalah tercapai dan terpeliharanya personel Satlinlamil Jakarta sesuai standard prajurit matra laut; dan kedua tercapai dan terpeliharanya kemampuan melaksanakan tugas-tugas dalam jabatan di satuannya.

Latihan mengawaki KAL adalah salah satu kemampuan yang mutlak dimiliki setiap prajurit korps Pelaut, dimana berisikan materi tentang Pengenalan kelistrikan di KAL, Praktek start Diesel Generator (DG) dan Mesin Pendorong Pokok (MPK), Praktek manuver menggunakan KAL dan Praktek Lepas sandar.

Baca Juga :   DUKUNG KEGIATAN NASIONAL GARUDA DI LAUT KU, KRI TELUK ENDE-517 DEBARKASI PERSONEL DAN MATERIAL DI DERMAGA FASHARKAN

Latihan ini diikuti 43 prajurit dari unsur KRI Mentawai 959, KRI Tanjung Nusanive 973, KRI Teluk Amboina dan staf Satlinlamil Jakarta dalam latihan yang dilaksanakan dengan metode Klasikal (Pembekalan materi latihan), dilanjutkan manuver lapangan (Praktek).

Komandan Satlinlamil Jakarta Kolonel Laut (P) Hery Winarno, S.E. mengatakan secara umum latihan operasi matra laut triwulan IV materi kecakapan mengawaki KAL ini berjalan dengan aman dan lancar, materi yang ajarkan dapat di laksanakan oleh peserta latihan saat melakukan manuver atau praktek, dan yang terpenting adalah keamanan tidak terjadi kerugian personel dan materil.

Komentar

News Feed