oleh

NU dan Takmir Masjid Agung Demak Gelar Diklat Pemulasaran Jenazah

 

Demak – Andalas.news, Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Demak Kota, PC ISNU Demak bekerjasama dengan Takmir Masjid Agung Demak selenggarakan Diklat Pemulasaraan Jenazah.

Diklat tersebut digelar di Serambi Masjid Agung Demak pada Sabtu (29/2/20) diikuti ratusan peserta dan didukung oleh RSI Sultan Agung Semarang.

Ketua MWC NU Demak, KH Abdullah Mahalli, SE menyampaikan, Latar belakang Diklat Pemulasaraan Jenazah ini bermula dari pengamatan terhadap fakta tentang tata cara Pemulasaraan Jenazah secara kebiasaan tradisional yang dilakukan oleh sebagian masyarakat kita yang masih awam di sekitar kita.

Menurutnya, dari hasil beberapa kali pengamatan yang dijumpai, terutama pada saat proses penguburan jenazah, ada beberapa jenazah, tepatnya pada bagian bawah pantat jenazah kelihatan “ngetombol kotoran” yang menembus kain kafan, padahal sebelumnya jenazah tersebut sudah dimandikan suci bersih.

“Setelah kami amati dan perhatian secara mendalam ternyata hal itu diakibatkan oleh tata cara memandikan jenazah yang belum tuntas ketika membersihkan sisa-sisa kotoran dari dalam tubuh jenazah,” ujarnya.

Oleh karena keprihatinan itulah, pihaknya menyelenggarakan Diklat Pemulasaraan Jenazah ini dengan melibatkan Tim ahli RSI Sultan Agung Semarang agar berbagi ilmu bagaimana caranya mengeluarkan sisa-sisa kotoran dari dalam tubuh jenazah.

Ketua PC ISNU Demak, Muhammad Ali Maskun SH mengatakan, kegiatan Diklat Pemulasaraan Jenazah ini diikuti sekitar 300 peserta secara gratis.

Para peserta, lanjut dia, mendapatkan fasilitas snack, makan minum dan sertifikat piagam secara grati semuanya. Peserta sebanyak itu terdiri dari utusan pengurus Muslimat Fatayat Ansor Banser ISNU dan Ranting-ranting NU dari berbagai wilayah kabupaten Demak.

“Kegiatan ini merupakan ajang silaturrahmi dan bentuk sinergitas NU dengan semua Banom/ Lembaga nya. Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi umat dan sebagai jariyah ilmu manfaat dunia akhirat,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Takmir Masjid Agung Demak, KH Abdullah Syifak mengatakan, pihaknya mempersilahkan dan menyambut baik kegiatan berbagi ilmu pemulasaraan jenazah secara islami ini, karena kegiatan Diklat semacam ini sangat bermanfaat bagi warga masyarakat Muslim. Perlu disadari bahwa setiap kita mempunyai ayah, ibu, kakek, nenek dan keluarga yang suatu saat akan wafat meninggalkan kita. Maka dari itu, kita sebagai anggota keluarga harus bisa memastikan semua jenazah anggota keluarga kita yang wafat diperlakukan dengan baik.

Baca Juga :   Kodim Depok Gelar Family Gathering

“Kita juga harus dapat mengawal prosesnya pemulasaraan jenazah dari awal sampai ahir. Dimulai dari tata cara memandikan, mengkafani, mensholatkan hingga menguburkan jenazahnya secara baik dan benar sesuai kaidah-kaidah ajaran Islam ala ahlussunah waljamaah,” urainya.

Sementara itu, mewakili Dirut RSI Sultan Agung Demak, dr H Mashudi melalui dr H Samsudin mengatakan bahwa, RSI Sultan Agung Semarang mensupport kegiatan yang dilaksanakan MWC NU Demak ini dengan mengirimkan tiga orang anggota Tim Ahli Pemulasaraan jenazah RSI Sultan Agung Semarang untuk berbagi ilmu pengetahuan kedokteran tentang tata cara memandikan sekaligus mengeluarkan sisa-sisa kotoran dari dalam tubuh jenazah secara medis. Hingga mengajarkan bagaimana tata cara mengkafani dan mensholatkan serta menguburkan jenazah sesuai syariat Islam.

“Pada kegiatan ini kami kirimkan tiga orang tim ahli untuk berbagi ilmu pengetahuan kedokteran tentang tata cara Pemulasaraan jenazah,” tandasnya.

Karena banyaknya peminat Maka akan kami selenggarakan lagi pada tanggal 28 Maret 2020 di tempat lain.

Rekapitulasi data sementara pertanggal 15 February ada 160 Peserta Kegiatan Diklat pemulasaraan jenazah adalah terdiri dari:

*Kuota 40 utusan PAC Muslimat Demak Kota*

1. Bu Hj. Zumroah Cabean
2. Bu Mulyati Cabean
3. Bu Hj sofiah KaliKondang
4. Bu Sofiana Bintoro
5. Bu Titik Betokan
6. Bu Basiroh Betokan
7. Bu Hj Muzaidah Kali Kondang
8. Bu Rofi’ah Kali Kondang
9. Bu Sulasih Donorojo
10. Bu Jhanifah Donorojo
11. Bu Hj Komariah Cangkring
12. Bu Nur Hidayati Cangkring
13. Bu Saidah Kadilangu
14. Bu Sumarlin Kadilangu
15. Bu Sundari Turi
16. Bu Nur Azizah Turi
17. Bu Hj Khuyaizah Bolo
18. Bu Maslakhah Tempuran
19. Bu Dewi Sedo
20. Bu Suciati Sedo
21. Bu Umy Masyitoh Lengkong
22. Bu Hj Siti aAisyah Lengkong
23. Bu Hj Rumi Raji
24. Bu Hj Muslikhah Raji
25. Bu Lasinah Dondong
26. Bu Rini Puji Astutik Dondong
27. Bu Hj Faizah (PAC)
28. Bu Hj Sri Shofiyati
29. Bu Hj Iklimah
30. Bu Hj Narti
31. Bu Munfaatun
32. Bu Maslahah Lengkong
33. Bu Sri Wahyuni
34. Bu Tutik Lengkong
35. Bu Mutik Tempuran
36. Bu Sri Tarno Cabean
37. Bu Yuni Cabean
38. Bu Asmanah
39. Bu Karsipah
40. Bu Mah Kadilangu

Baca Juga :   POCARI SWEAT sebagai Official Partner ASIAN Games 2018

*Kuota 15 utusan PAC Fatayat Demak Kota*

1. Shb Istianah
2. Shb Hj Munipah
3. Shb musafaah
4. Shb siti asiah
5. Shb Zuliawati
6. Shb zazah
7. Shb Rukati
8. Shb khusnul
9. Shb nurul azizah
10. Shb Nuris
12. Shb hj. Fat
13. Shb hj. Titik
14. Shb Mutik
15. Shb Nurul

*Kuota 50 orang kader MWCNU Demak, PAC Ansor Demak, PAC ISNU Demak*

1. Nur chamid MANU
2. Hendro Mulyo Kalikondang
3. Nur Kholis Kalikondang
4. Zaki Bintoro
5. Faruq Bintoro
6. K Suwindi Kalicilik
7. K Ahmad Imron Kr Klati
8. Nur Ikhwan
9. Edi Sutrisno Turi
10. Sukemi Mgjw
11. Agus Kalikondang
12. Sehono Mulyorejo
13. Ashuri Katonsari
14. H Dimyati Kr Mlati
15. K A Zubaidi Kendaldoyong
16. Muh. Sunadi Katonsari
17. M Wahyu Hidayat Mangunjiwan
18. Ali Ahmadi
19. Sugro Kadilangu
20. Mubarok Kadilangu
21. Didik yulianto
22. Nur Kharis Kr Mlati
23. A Zaeni ISNU
24. K Nasrullah Kr Mlati
25. Anam Sipit
26. Rindlo Mranggen
27. K Saifullah Kr Mlati
28. K Sakdulloh Kr Mlati
29. K Kiswanto AH mlyrjo
30. Untung AR
31. Salafus sholichin
32. Faruq Aizar
33. Bowo
34. M.Gunawan Raji
35. Mustofa Bisri Raji
36. Abdul Latif Betokan
37. Arif Sa’dulloh
36. Armand
37. Giyan
38. Ghofur
39. Misbahul Munir Siroj
40. Misbah M
41. Nasikin (Turi)
42. Nur rozak (Turi)
43. Sutrisno Trisno⁩
44. Imam A (X-Kondang
45. H.Muzamil (Katonsari)
45. Ust. Salamun
47. Santrinya Gus Ali
48. Santrinya Gus Ali
49. Santrinya Gus Ali
50. Santrinya Gus Ali

Baca Juga :   Babinsa bersama Lurah dan Karang taruna Kel. UKS Gelar lomba Olahraga Sepanjang tahun.

*35 kuota MWCNU kec. Bonang*

1. Ustad Qomarudin (Margolinduk
2. H. Maftuh (MWC)
3. KH. A. Maimun (MWC)
4. K. Malik (MWC)
5. Adib Kiswoto (MWC)
6. KH. Masyhud (MWC)
7. K. Muslim (Jatimulyo)
8. Abdul Basith (Tlogoboyo )
9. Arif Rahnan (Gebang Arum)
10. K. Abdul Halim Jali (MWC)
11. H.Kholidin (Jali )
12. Nasokha (Purworejo)
13. IMRON CHOLIQ (Kembangan)
14. KH.Samiun (Wonosari)
15. KH. Afif Mubarok (MWC)
16. Habibullah (MWC)
17. Wahyu Hidayat (Krajanbogo)
18. K.M. Akhwanb (Weding)
19. K.A.Dzakir (Jatirogo 1)
20. K.Abdul Halim, Jati (MWC)
21. Ali Subhan (Jatirogo 2)
22. K.Muafiq (Betahwalang)
23. K.Ahmad Rokhim (Sumber Rejo)
24. K. Hidayatullah (MWC)
25. Mujtahid makruf (Moro)
26. K.Rohmat (Gebang)
27. Fahrurrozi (Bonangrejo)
28. K. Maftuhin Ah (Tridonorejo)
29. Afif (Serangan 1)
30. K.Ramadi (Poncoharjo)
31. Maimunib (Karangrejo
32. K.Mustakim (Sukodono)
33. KH. Sayidi (Serangan)
34. K.Sholikin (MWC)
35. Jasno (MWC)

*Kuota 11 PC MATAN Thoriqoh Jatman Kab Demak*

1. H. Supriyadi
2. Ahmad Azroi
3. Saifullah
4. Kamaluddin
5. Wildan Jamaludin
6. Abdur rochman
7. Ali mustaghfirin
8. Akmal syariif
9. Huda
10. M. Luqman Hafidzi
11. M. Nur Khoirul Amin

*Kuota 9 RSI NU Demak*

1. Muslih RSI NU Demak
2. Saifudin RSI NU Demk
3. Kasran RSI NU Demak
4. Khoiri RSI NU Demak
5. Ma’sumatul F RSI NU
6. Wiwin RSI NU Demak
7. Agus R RSI NU Demak
8. Endang RSI NU Demak
9. Ubaidillah Ansor Bonang.

Total semuanya peserta terdaftar 160 orang. “Kami batasi untuk efektivitas pembelajaran dan kapasitas tempat serta kemampuan pendanaan dll,” pungkasnya

Panitia Gabungan MWCNU Demak, PC ISNU Kab Demak, RSI Sultan Agung SMG, Takmir Masjid Agung Demak. (Red).

Komentar

News Feed