oleh

SESKOAL LAKSANAKAN BIMBINGAN TEKNIS AKREDITASI KEPADA PENGELOLA JURNAL MARITIM INDONESIA DAN JURNAL DHARMA WIRATAMA

 

Seskoal – Andalas.news, 19 Maret 2020, – Kepala Pusat Pengkajian Maritim (Kapusjianmar) Seskoal, Kolonel Laut (P) Suharto, S. H., M.Si. (Han) bertempat di Gedung Soedomo Pusjianmar Seskoal, menerima kedatangan Prof. Dr. Rajab Ritonga, M.Si., Guru Besar Ilmu Komunikasi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), yang akan memberikan bimbingan teknis akreditasi Jurnal Maritim Indonesia yang dikelola oleh Pusat Pengkajian Maritim dan Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Keangkatanlautan Dharma Wiratama yang dikelola oleh Direktorat Pengkajian Pengembangan Pendidikan, pada hari Senin (17/3).

Ucapan selamat datang dan terima kasih disampaikan Kapusjianmar kepada Prof Rajab yang telah hadir dan bersedia memberikan bimbingan teknis pengelolaan jurnal agar mendapatkan predikat jurnal nasional terakreditasi.

Baca Juga :   KHUSEK REMBAK 2018 YUK JELAJAH ALAM DI BUMI SEBIMBING SEKUNDANG OKU SUM-SEL

Jurnal Maritim Indonesia yang dikelola Pusjianmar dapat diakses secara online melalui http://jurnalmaritim.tnial.mil.id sehingga sudah memenuhi persyaratan untuk akreditasi. Akan tetapi masih ada beberapa hal yang perlu di tingkatkan pada Jurnal Maritim Indonesia sehingga diharapkan dapat terindeks ke pengindeks bereputasi nasional di Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek).

Dalam kesempatan itu, Prof. Dr. Rajab Ritonga menyampaikan bahwa akreditasi jurnal merupakan salah satu tuntutan bagi setiap jurnal ilmiah agar keberadaannya diakui secara lebih kompetetif dalam bidang kelimuan. Jurnal yang telah terakreditasi, baik oleh Kemenristek dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) merupakan representasi dari karya yang bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah karena telah melalui sebuah proses dan evaluasi serta pengujian panjang sehingga layak untuk dipublikasikan.

Baca Juga :   Seskoal Gelar Pembukaan Pendidikan Reguler Angkatan ke 58 Program Studi Strategi Operasi Laut TA 2020

“Jurnal yang dapat dikareditasi hanyalah jurnal yang pengelolaannya dalam bentuk elektronik. Selain itu, untuk mendapatkan indeksasi ke pengindeks bereputasi nasional, terbitan berkala ilmiah harus memiliki kriteria tersendiri berkaitan dengan jurnal nasional yang diakui oleh lembaga pengindeks internasional salah satunya adalah terbitan berkala ilmiah harus dapat diakses secara online”, papar Prof. Dr. Rajab Ritonga.

Prof. Dr. Rajab Ritonga juga menyampaikan bahwa pengelola jurnal harus mampu memahami intrumen-instrumen penilaian sebagai dasar penilaian pada proses akredisasi yang terdapat pada Akreditasi Jurnal Nasional (ARJUNA). Di antaranya adalah format media (dalam bentuk online); manajemen pengelolaan terbitan, petunjuk penulisan bagi penulis, pengacuan, pengutipan, dan penyusunan daftar pustaka; abstrak dan keyword; manajemen pengelolaan (review), alamat unik artikel, indeks tiap jilid, penyebarluasan dan dampak ilmiah, dan indeksasi dan internasionalisasi.

Baca Juga :   SESKOAL LAKSANAKAN UPACARA PERINGATAN HUT KE-74TNI ANGKATAN LAUT

Seluruh instrumen perlu dipersiapkan agar memperoleh nilai yang maksimal untuk selanjutnya jurnal dapat didaftarkan pada ARJUNA.

(Red)

Komentar

News Feed