oleh

Kogasgabpad Nyatakan Adanya 2 Orang Relawan Meninggal di RSD Wisma Atlet Adalah Hoax

Kodam Jaya – Kemayoran. Kemayoran. Sebelumnya, beredar postingan di salah satu media sosial, yang menyebutkan adanya kakak-beradik atas nama Sia Ai Hung/Sia Naniek Anasta dan Sia Ai/Ing Win, keduanya relawan di RS Wisma Atlet yang dikabarkan telah meninggal akibat terinfeksi virus Covid-19.

Asisten Operasi Kepala Staf Kodam Jaya/Jayakarta (Asops Kasdam Jaya) Kolonel Inf Wibowo hari ini menampik pemberitaan ada 2 orang relawan yang meninggal dan Asops Kasdam Jaya menyatakan bahwa berita tersebut tidak benar alias Hoax. Kamis, (2/4/2020)

Baca Juga :   Pengarahan Mekanisme Registrasi Di Lobby Tower IX Wisma Karantina Pandemangan Oleh Petugas

Pengendali Medis dan Paramedis RS Darurat Wisma Atlet Letkol Laut M Arifin menyebutkan tidak ada relawan kesehatan yang meninggal di fasilitas karantina pasien terpapar COVID-19 tersebut. “Saya to the point saja terkait pemberitaan (di media sosial) adanya relawan meninggal dua orang di tower tujuh atau empat lokasi paramedis dan medis, itu tidak benar,” jelasnya.

Arifin mengatakan seluruh tenaga medis dan paramedis berada dalam pengawasannya dan tidak ada seperti yang dikabarkan dalam sosial media pada tanggal 31 Maret 2020 tersebut, bahwa ada relawan yang meninggal atas nama Sia Ai Hung dan Sia Ai Win pada tanggal 30 Maret 2020 malam. “Saya selaku di lapangan pengendali, seluruh medis dan para medis yang ada, semua terkendali tidur di tower empat. Artinya seluruh medis dan paramedis kami mengetahui dengan baik, karena semua data relawan medis, paramedis, TNI, Polri, maupun dari sipil semua data basenya ada,” Katanya.

Baca Juga :   BUPATI DEMAK PIMPIN UPACARA PEMBUKAAN TMMD SENGKUYUNG III TAHUN 2018

Selain itu, Arifin menjelaskan bahwa relawan yang bertugas di RSD COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran semua termonitor dengan cermat. Baik rute keluar-masuknya, pembagian tim, bahkan mereka juga rutin melakukan evaluasi untuk memantau kondisi kesehatan relawan. “Semua orang di lapangan saya tahu dan kita selalu rutin lakukan cek, siapapun yang sakit atau dirawat kami pasti tahu. Gak ada tahu-tahu ada info meninggal dunia. Sehingga apa yang dikabarkan oleh akun FB atas nama berinisial ANG itu enggak benar,” tutup Arifin.

Komentar

News Feed