oleh

KORAMIL 1312-05/ESSANG MEMANFAATKAN LAHAN KOSONG DIJADIKAN KEBUN CEPAT PANEN

 

Talaud – Menjadi ancaman kelangkaan pangan di kab kepl Talaud dengan adanya wabah virus corona (Covid19), walaupun belum ditemukan adanya pasien positif Covid-19 di kab kepl Talaud, namun berbagai upaya terus dilakukan untuk mengantisipasi hal terburuk, termasuk antisipasi lockdown daerah karena masih bergantungnya Kab kepl Talaud terhadap pasokan bahan pokok dari ibu kota provinsi Sulut (Manado), menjadi ancaman tersendiri bagi masyarakat sehingga berbagai langkah harus dilakukan personil Koramil 1312-05/Essang sebagai antisipasi hal terburuk di kab kepl Talaud.

Baca Juga :   PERWIRA MAHASISWA DIKREG SESKOAL ANGKATAN KE-58 LAKSANAKAN DK I DAN DK II DISKUSI LOGISTIK DENGAN TELECONFERENCE

Salah satu upaya untuk menghadapi ancaman dengan wabah virus corona (Covid-19), Koramil 1312-05/Essang mengambil langkah menghidupkan kembali lahan tidur yang selama ini tidak terpakai atau terbengkalai oleh masyarakat dan saat ini masyarakat bersama Babinsa membuka lahan tersebut untuk dijadikan kebun singkong, talas, ubi jalar dan sayuran untuk mengantisipasi krisis sembako di kab kepl Talaud yang bertempat di Desa Essang, kec Essang, kab kepl Talaud, lahan kosong milik Nore Mata, Selasa (7/4).

Baca Juga :   Dandim Tulungagung: Laksanakan Latihan Sebaik Mungkin, Kita Dukung Pecahkan Rekor MURI Tari Gemu Famire

Menindaklanjuti perintah Komandan Kodim 1312/Talaud, Letnan Kolonel Czi Irwan Guptarochman N., S.T., M.M ke jajaran Koramil-Koramil untuk memanfaatkan lahan kosong untuk dijadikan kebun sebagai langkah antisipasi krisis sembako di kab Kepl Talaud dan saat ini Koramil 1312-05/Essang langsung bergerak cepat membuka lahan kosong berkoordinasi dengan pemerintah di wilayah dan masyarakat dalam program ini.

Di wilayah Koramil 1312-05/Essang melalui Babinsa yang mempunyai wilayah binaan, juga menghimbau masyarakat agar memanfaatkan lahan kosong dengan tanaman cepat panen, sebagai kesiapan logistik wilayah, sehingga jika terjadi kemungkinan kondisi yang paling terburuk dari dampak penyebaran wabah virus corona (Covid-19), pemerintah dan masyarakat sudah siap menghadapi kondisi tersebut.

Baca Juga :   Pangdam IV : Tanamkan Sikap Toleransi Dalam Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa dan Bernegara

Pleh karena itu, mulai sekarang masyarakat diminta siapkan logistik wilayah masing-masing, sambil berdoa mudah-mudahan bencana ini cepat berlalu sehingga semua elemen bisa menjalani kehidupan yang kembali normal dan tentunya lebih mendekatkan diri kepada Tuhan. (Red).

Komentar

News Feed