oleh

Peduli Tenaga Medis, PKS OKU Berikan Bantuan

-OKU-33 views

OKU, andalas.news – Rentannya tenaga medis menjadi korban Virus Corona (Covid-19) menjadi perhatian serius DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Partai yang dikenal dengan kesolidan kadernya tersebut memandang perlu adanya upaya perlindungan maksimal bagi para tenaga medis itu.

Dalam upaya membantu tenaga medis mendapatkan perlindungan tersebut, DPD PKS OKU pada hari Rabu (15/4/2020) memberikan bantuan APD, masker, dan suplemen bagi tenaga medis yang bertugas di Bumi Sebimbing Sekundang.

Baca Juga :   Warga OKU : Pembangunan Jargas Asal-asalan, Banyak Menyebabkan Kecelakaan

Ketua Satgas Covid-19 DPD PKS OKU Azwar Arifin, M.Pd.I., didampingi Bendahara PKS OKU Heru Riyanto, S.Pd., menjelaskan bahwa pihaknya hari ini (Rabu, 15/4/2020) memberikan bantuan APD, masker, dan suplemen bagi teman-teman tenaga medis yang tengah berjuang dalam penanggulangan wabah virus corona.

Azwar menjelaskan bahwa bantuan APD, masker, dan suplemen di serahkan kepada tim medis di Posko Satgas Covid-19 Kabuapten OKU Terminal Batukuning dan kepada UPTD Puskesmas Tanjung Lengkayap Kecamatan Lengkiti.

Baca Juga :   Bawaslu OKU, Bersihkan Baliho Liar

“Semoga sedikit bantuan kita ini dapat membantu kawan-kawan tenaga medis yang terus mendharmabaktikan ilmunya ditengah wabah virus corona ini,” sambung Azwar.

Terpisah Kepala UGD Puskesmas Tanjung Lengkayap Abdul Azis, A.Md.Kep., saat menerima bantuan APD, masker dan suplemen dari DPD PKS OKU menyampaikan ucapan terimakasih atas kepedulian PKS kepada tenaga medis.

“Bantuan ini akan sangat bermanfaat untuk kami dalam melayani masyarakat, karena terus terang perlengkapan (baju APD dan masker-red) yang dimiliki Puskesmas sangat terbatas dalam menghadapi virus corona ini, mudah-mudahan virus ini cepat selesai,” ucap Abdul Azis.

Baca Juga :   Bupati dan Polres OKU Tinjau Harga Barang di Pasar Tradisional dan Modern

Berdasarkan data Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) menyatakan hingga Minggu (12/4/2020) ada 22 orang dokter yang meninggal karena terpapar virus corona.

Sementara Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) mencatat sudah 12 perawat yang meninggal dunia saat sedang berjuang menjalankan tugasnya merawat pasien positif virus Covid-19. (Red)

Komentar

News Feed