oleh

FAKSIN MERAH PUTIH BISA KOMPETITIF

 

Oleh: Djafar Badjeber

Jakarta – Andalas.news – Dalam beberapa bulan belakangan ini negara maju seperti Amerika Serikat, Inggris, China, Rusia dan Jerman berlomba untuk menemukan vaksin covid-19 .

Nampaknya “perlombaan” ini terkait dengan pasar yang sangat besar.
Memang sampai saat ini masih dalam taraf uji klinis. Uji klinis ini bisa berlangsung 3 sampai dengan 6 bulan ke depan.

Demikian juga Indonesia sedang melakukan riset dan penelitian vaksin yang diharapkan bisa digunakan secara mandiri.

Memang tidak mudah untuk mencapai itu semua, kita butuh waktu, tenaga dan dana besar.
Seandainya uji klinis produk Indonesia bisa kompetitif dan harganya dapat dijangkau, niscaya beberapa negara tetangga kita akan membelinya.

Baca Juga :   IABIE Berkontribusi Melalui Pembangunan Karakter Unggul Untuk Membangun BANGSA

Tentunya keberhasilan itu tetap mendahulukan kepentingan dalam negeri Indonesia, selebihnya dapat dijual ke negara lain.

Bila uji klinis vaksin itu berhasil, maka sangat terbuka menjadi bisnis besar di muka bumi. Bayangkan saja 215 negara terdampak covid-19, maka semuanya pasti butuh akan vaksin tersebut.

Mudah-mudahan Bio Farma sebagai BUMN bisa berkompetisi dengan beberapa negara di atas. Jangan sampai ada kepentingan pihak Asing dengan memberikan iming-iming kepada peneliti kita yang sesungguhnya mungkin lebih unggul dari peneliti negara lain. Jangan ada yang terkooptasi apalagj sampai mengkhianati bangsa sendiri.

Baca Juga :   Fraksi PDIP DKI Tolak Rencana Kenaikan TGUPP

Sudah bukan rahasia lagi bahwa bisnis obat (vaksin) adalah bisnis besar dan bernilai trilyunan.
Orang yang tidak kuat iman, tidak memiliki sence of bilonging dan tidak punya nasionalisme maka dengan mudah bisa menjadi “pengkhianat” terhadap bangsanya sendiri.

Olehnya untuk menghindari dan mencegah perbuatan tidak terpuji, maka tidak salahnya pihak pemerintah memberikan apresiasi dan penghargaan kepada peneliti kita yang berhasil menemukan vaksin covid-19 (setelah lulus uji klinis).

Demikian pula aparat intel dan kepolisian dapat mengawal kerja keras peneliti kita, sehingga mereka merasa aman dan terlindungi dari pihak yang tidak menginginkan Indonesia dapat berkontribusi untuk dunia dalam rangka mengobati orang yang terkena wabah covid-19.

Baca Juga :   Satgas Pamtas TNI AD Amankan 6 Ton Bawang Merah Ilegal asal Malaysia

Semoga Indonesia bisa, unggul dan bisa mandiri!!

Penulis: Pengamat sosial dan politik

 

Komentar

News Feed