oleh

Jajaran Binadik Lapas Tanjung Raja Kemenkumham Sumsel Ikuti Pelatihan Pembinaan Pemutakhiran Data Sidik Jari Bagi WBP

-Berita-45 Dilihat

Andalas.News, Tanjung Raja – Bertempat di aula pertemuan, hari ini jajaran Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik) Lapas Tanjung Raja Kemenkumham Sumsel mengikuti kegiatan pembinaan, praktek perumusan dan pemutakhiran data sidik jadi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bersama Subdit Daktiloskopi Direktorat Jendral  Administrasi Hukum Umum. Selasa (6/9).

Kegiatan ini sendiri dilaksanakan dalam rangka pelaksanaan program kebijakan dibidang hukum pidana pada peningkatan layanan data sidik jari berdasarkan Permenkumham No. 41 Tahun 2021 tentang Organisasi dan Tata Kerja di  lingkungan Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia.

Baca Juga :  WBP Perempuan Lapas Tanjung Raja Kemenkumham Sumsel Ikuti Kegiata Pengajian Rutin

Ketua tim dari Subdit Daktiloskopi Lita Widiasanthy menjelaskan, Perumusan dan Identifikasi  sidik jari (finger print ) warga binaan dilingkungan Lembaga Pemasyarakatan merupakan upaya membantu pihak lapas dan rutan dalam mengidentifikasi dan merumus  kembali sidik jari  warga binaan agar mendapatkan kepastian data yang akurat.

Menurutnya  masih terdapat kendala dan masalah terkait tata cara pengambilan, identifiksai dan perumusan teraan sidik jari pada form/blanko Daktiloskopi sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  Terungkap, Buruh Bangunan Curi HP untuk Beli Susu

Selain itu Lita juga menjelaskan kunjungannya bersama tim kali ini untuk  saling sharing pengetahuan dan penyamaan presepsi terkait tata cara pengambila, identifikasi dan perumusan teraan data sidik jari warga binaan.

Sementara itu Kalapas Tanjung Raja, Batara Hutasoit meminta jajarannya  untuk dapat fokus dalam mengikuti setiap materi yang disampaikan oleh tim dari Subdit Daktiloskopi Ditjen AHU terkait perumusan dan pemutakhiran data sidik jadi bagi warga binaan.

Baca Juga :  WBP Lapas Tanjung Raja Kemenkumham Sumsel Dapatkan Vaksin Dosis Ke-3

Dirinya berharap ilmu yang diperoleh nantinya dapat diterapkan dalam merumuskan dan pemutakhiran data sidik jadi bagi warga binaan.

“Saya harap teman-teman yang mengikuti pelatihan ini untuk dapat fokus dan serius mengikuti setiap materi yang disampaikan, agar kelak ilmu yang diperoleh dapat langusng diterapkan dalam merumuskan dan pemutakhiran data sidik jadi bagi warga binaan”. Ucap Kalapas saat ditemui di raung kerjanya”.

 

 

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.